Rabu, 28 November 2012

My Dad, My Hero


entah dari mana percakapan itu dimulai. 

setelah uk PTHI yang benar benar menyebalkan menguras otak, aku bareng nisa duduk duduk di bangku deket tangga. awalnya obrolan ringan yang kita obrolin dan entah bagaimana ceritanya dalam akhirnya kita ngobrolin tentang sosok ayah. 

dan sekarang aku sadar betapa hebatnya bapak ku :) walaupun di usianya sekarang yang sudah tak muda lagi, beliau masih tetap gigih dan kuat seperti dulu. 

perjuangannya untuk keluarga sangatlah luar biasa. bapak akan melakukan apapun untuk keluarganya. untuk membahagiakan ibu, mba aku dan adik adik ku :') 

aku tau betapa sayangnya dan cintanya bapak terhadap kami. itu terlihat dari bagaimana beliau memperlakukan kami. walau terkadan ketegasannya sering kali membuatku jengkel. 

bapak adalah seorang yang humoris yah terlalu humoris malah :D beliau suka sekali bercanda. bapak adalah sosok yang hangat. dan terkadang sangatlah cerewet. tapi beliau sangatlah sabar dalam menghadapai kami, kami yang sering nakal, membantah omongnnya.dan selalu membangkang. 

tapi itulah bapak walaupun seberapa marahnya bapak tehadap kami, beliau takan bisa marah lebih dari setengah hari. bapak selalu mengalah terhadap kami. 

perjuangannya untuk menyekolahkan kami anak anaknya sangat lah besar. tak mudah baginya untuk membiyai sekolah kami. walaupun sekarng mbak ku sudah berkeluarga tidak berarti pengeluaran untuk biaya sekolah menjadi lebih ringan. bapak harus membiayai 4 anak termasuk aku yang semuanya masih aktif sekolah. 

belum lagi sekolah viki dan panji yang notabene bersekolah di sekolah unggulan. yang membutuhkan biaya tak sedikit. bapak harus lebih banting tulang untuk membiayai mereka. 

tapi memang seperti itu lah bapak. bapak akan melakukan apapun untuk membayar biaya sekolah anak anaknya karena beliau hanya ingin melihat anak anaknya maju. bapak ingin anak anaknya masuk sekolah favorit di kotaku. dan bapak tidak akan setengah setengah kalau itu sudah berhubungan dengan sekolah.

dan karena bapak dan ibu tak bisa membaca Al - Quran jadi kami dari sebelum tk sudah dimasukan ke TPQ. kami diajarkan untuk bisa membaca Al - quran dan mengerti agama. agar kelak kami bisa menularkan ilmu itu untuk mereka.

satu yang aku paham, bapak hanya menginginkan yang terbaik dari yang terbaik untuk kami. bapak hanya ingin kita lebih baik dari beliau dan bisa menjadi kebanggaan untuknya. 

bapak selalu memperhatikan kami bahkan terkadang terlalu berlebihan. bapak rela menjemput kami sekolah walau itu sedang hujan deras sekalipun, bapak mau mencucikan baju kami ketika kami benar benar kelelahan karena tugas sekolah. bapak mau melakukan segala sesuatu yang terkadang tak pantas untuk dilakukan seorang ayah hanya demi anak anaknya. 

walaupun bapak sangat gaptek dan pengetahuannya tak luas tapi beliau selalu ingin menyenagkan anaknya. maklum beliau hanyalah lulusan SMA. bahkan dulu, dulu sekali saat mbak ku masih smp minta untuk dibelikan komputer, dan pada saat itu harganya masih sangat mahal bapak dengan susah payah menabung untuk membelikan seperangkat komputer. dan kau tau? walaupun bapak tak bisa menggunakannya dan hanya bisa melihat dari kejauhan beliau sangat senang bisa membelikannya untuk kami. beliau senang ketika kami juga senang.
 
sungguh aku sangat menyayanginya. aku sangat sangat nyaman saat aku berada di sampingnya.itu seperti aku memiliki body guard. dan aku sangat bersyukur memiliki seorang ayah seperti beliau. :*. walau dengan segala kekurangannya. (sangat cerewet dan sok tau) #ups

terlalu banyak yang tak bisa aku ungkapkan tentang beliau. dimataku bapak adalah seorang yang luar biasa. he is my hero, i am nothing without him.

so thank you for everything you have been doing to me. i just hope one day i will make you proud of me. yeah one day :)

Senin, 19 November 2012

perhaps

i don't understand what i feel now..

perasaan itu mengalir begitu saja dan tanpa aku duga. aku tak mengira akan begini jadinya. entah sejak kapan aku merasakan hal seperti ini. merasakan hal yang sama seperti dulu.. yah dulu sekali

sungguh aku tak tau apa yang harus aku tulis. bagaimana aku harus mengawalinya dan entahlah :|

baiklah mungkin ini tak terduga sebelumnya oleh ku. bahkan samasekali tak terlintas dipikiranku untuk memikirkan hal ini di saat seperti ini.

mungkin benar aku mulai menyukainya. dan saat aku menyadarinya yahh aku seperti bermimpi. awalnya aku tak mempercai diriku sendiri. berkali kali aku meyakinkan diriku sendiri bahwa ini pasti salah ini pasti hanya fiktif dan ini adalah sebuah kesenangan sesaat. setiap hari aku meyakinkan diri ku sendiri tapi... jawabannya akan tetap sama. *sadarkan aku*

tak mudah buat ku untuk menyukai orang lain, dan itu akan membutuhkan waktu lama untuk menganalisanya. menyukai seseorang bukanlah hal sepele bagiku. di situ aku harus pertaruhkan semua kekuatan dan persaanku. aku harus berani menanggung resikonya kapanpun.

aku takut ya benar aku takut untuk mengakui bahwa aku menyukainya. aku takut itu akan melukaiku sendiri. dan disaat aku mengambil keputusan untuk menyukainya aku paham ini adalah murni keinginanku bukan karena terpakasa. tidak mudah untuku mengambil keputusan semacam ini. awalnya aku tak mempercai diriku sendiri betapa beraninya aku mengambil keputusan itu.

aku tak akan menuntut apapun darinya karena apa? karena ini pure keinginan sepihak ku. aku tak terpaksa untuk menyukainya. aku takan meminta bahkan berharap lebih. karena aku menyukainya dengan sadar, untuk saat ini aku hany akan menikmatinya sendiri. yahh sendiri saja itu mungkin lebih baik. aku akan tetap menahannya dan memendamnya sendiri.

dan jika kau bertanya kenapa harus dia dan mengapa kau bisa menyukainya aku takan bisa menjawabnya. aku tak punya alasan kenapa harus dia dan mengapa aku bisa menyukainya. entahlah..
aku hanya mengikuti perasaanku. bahkan aku tak memandang dia dari satu sisi ke sisi lain dan walaupun aku belum terlalu paham dengan dirinya. bahkan aku belum mengenalnya. dan karena seperti itulah dia aku menyukainya.

dan kalau hal itu sudah berlaku pada ku. akan sulit untuk ku menyingkirkan perasaan itu. dan inilah hal yang aku takutkan. aku takut kalau suatu saat aku harus melepaskan perasaan ini. aku takut hatiku tak mau menerimanya.

mungkin kau bisa menganggapku bodoh. well itu tak masalah bagiku. karena ini perasaanku yang sebenarnya perasaan yang benar benar tumbuh dari sini. dari hati :) perasaan yang jujur yang tak memaksa dan menuntut.

aku hanya berharap perasaan ini tak melukai ku lagi. dan bahkan apabila suatu saat aku harus melepaskan perasaan ini aku berharap tidak akan sesakit dulu.

a little trip in kebumen


heyy ! ayo kita mulaiiii :D

liburan pendek tak menghalangiku untuk pulang ke rumah trercinta *halah*
dan akhirnya aku bisa kumpul bareng keluarga, dan akhirnya pula bisa makan masakan ibu tersayang >.<  yummmyyyy dan terlebih lagi bisa nonton TV !!! *tolong harap maklum*

oke oke temu kangen keluarganya cukup, nextt !!

yeyy ini yang aku tunggu saat aku pulang ke Kebumen :) ketemu temen temen SMA :) miss you so <3
well, aku seneng ketemu mereka avi , farha , umi sayang husnul sama yani absenn !
no matter, mereka digantikan teman lain yang tak kalah luar biasa :D

kemana kita kali ini??
pertama, kita ke ----> JEMBANGAN
did you know jembangan??
jembangan adalah tempat wisata baru di Kebumen, yahh semacam bendungan atau waduk. dan tempat ini belum sepenuhnya selesai dibangun.. jalannya masih jelek :(. si farha sama umi aja sampe jatuh dari motor. dan asli itu jatuhnya di depanku kalo boleh jujur aku sebenere kepengen ketawa ngakak :D *dan sampe dirumah pun aku kalo keinget pasti ketawa* cara jatuhnya itu loh yang bikin lucu #buat umi sama farha maaf yaa :)






 after that, kita menuju ke rumah ---> Farha, bentar sih tapi cukuplah untuk sharing dan berbagi pengalaman di kota baru mereka

dan untuk penutup kita pergi ke panteeeee !!!! ayeeee
well, sebenere aku nggak sungguh sungguh menyukai pantai, saat mendengar deburan ombak dan melihat ombak yang besar itu udah bisa buat aku beneran parno. tapi untung di pantai yang aku kunjungi ini ombaknya tenang

dan saat di pantai itulah mereka *baca teman temaku* mulai bernostalgia dengan kenangan mereka sendiri. well disini aku cuma jadi pendengar 

disamping itu semua, aku menikmatinya menikmati suara ombak yang tenang *terlalu tenang malah* merasakan semilirnya angin pantai sore itu. dan itu menyenangkan. Hayati semua yang ada di depanmu. Itu menakjubkan. walaupun suasana di pantai saat itu mendung dan nggak bersahabat.
Dan anehnya setiap kali aku ke pantai aku selalu enggan menyentuhkan kakiku ke air laut.. I don’t know why..






dan itulah sedikit cerita saat aku pulang ke kebumen, yang jadi inti disini adalah kebersamaanya, bukan masalah kemana kita pergi tapi rasa kebersamaannya. karena bagiku pertemanan adalah segalanya. aku nggak bisa tanpa mereka. sebisa mungkin aku akan terus menjaga kebersamaan ini :)

*seharusnya ini ada fotonya tapi dikarenakan konektivitasnya eror jadi batal tak kasih foto =D

sekian ~